Sedikit Mengenai Sistem Komputer
Hal pertama yang perlu diketahui adalah bahwa sistem komputer terbagi atas:
1. Hardware
2. Software
3. Brainware
Sedangkan Sistem Operasi merupakan software yang berfungsi untuk menghubungkan brainware dengan hardware.
Hardware hanya “mengerti” bahasa mesin atau yang dikenal juga dengan bahasa assembly (0 dan 1). Untuk itu dibutuhkan software yang dapat menterjemahkan bahasa pemograman menjadi bahasa yang dapat dikenali oleh hardware.
Ketika komputer dihidupkan, proses pertama yang dilakukan adalah proses booting yang terjadi pada BIOS. Pengembangan dari sistem BIOS saat ini adalah EFI. EFI pada dasarnya dama dengan BIOS, bedanya hanya pada EFI sudah memiliki semua data hardware. Akan tetapi, EFI hanya digunakan untuk komputer tertentu saja. Contohnya pada laptop merk APPLE yang telah menggunakan EFI dan hanya bisa diinstallkan Mac Operating System.
Setelah BIOS atau EFI di load, yang paling pertama dipanggl di dalam sistem operasi adalah kernel yang merupakan inti dari sistem operasi dan merupakan sebuah program paling dasar yang menyimpan program untuk bagaimana mengatur hardware. Kernel menggunakan memori 4Gb dan terletak pada prosesor.Kernel ada yang versi 32 yang digunakan untuk windows versi 32 bit yang artinya adalah sistem yang dapat memproses 32 bit dalam satu kali blok pemprosesan. Selain versi 32, kernel juga ada versi 64 yang juga dapat digunakan untuk sistem windows versi 64 bit, sebagaimana pada versi 32, pada kernel versi 64 juga dapat memproses 64 bit dalam satu kali blok pemprosesan.
Setelah me-load kernel, dilanjutkan dengan me-load driven yang terhubung pada komputer tersebut.
Selanjutnya adalah me-load shell yang merupakan tempat untuk melakukan intruksi pada komputer, misalnya memasukkan instruksi melalui command promt. Cara mengakses komputer atau memasukkan instruksi ke komputer melalui shell disebut dengan CLI(Command Line Interface) yang merupakan kegiatan memasukkan instruksi melalui command promt atau ada juga yang dikenal dengan GUI(Graphic User Interface) yang merupakan kegiatan memasukkan instruksi hanya denan mengklik-klik saja, seperti pada komputer yang dilengkapi dengan layar sentuh (thouch screen).
Setelah me-load shell dilanjtkan dengan me-load X-windows, windows manager dan setelah itu me-load tema, pada sistem operasi yang open source, proses me-load hanya sampai pada windows manager saja.
ISDN
Jaringan ISDN – Integrated Services Digital Network memberikan layanan Switched (dialed) WAN digital yang besaran bandwidth nya bisa dimulai dari 64 Kbps dan kelipatannya. Layanan ISDN ini tersebar dimana-2 diseluruh dunia, walaupun ada beberapa bagian daerah yang tidak terjangkau layanan ini. Alasan yang paling bisa diterima dalam pemakaian layanan ISDN (atau system dial lainnya) adalah kebutuhan kita mengirim / menerima data hanya pada rentang waktu tertentu saja, tidak full connection. Dalam pemakaian router sering kali layanan ISDN ini sebagai backup link jika link utama WAN anda putus atau ada masalah. Jaringan ISDN menggunakan technology T-Carrier untuk mengirim data digital dengan cepat dan efficient dimana bisa dilewatkan pada medium jalur telpon anda.
Channel Jaringan ISDN
Jaringan ISDN meliputi dua jenis interfaces: Basic Rate Interface (BRI) dan Primary Rate Interface (PRI). Kedua jenis interface ini memberikan banyak channel-2 Bearer digital (B Channel) dimana anda bisa menggunakannya untuk membuat koneksi WAN temporary agar anda bisa mengirim data.Karena kedua jenis jaringan ISDN BRI maupun PRI ini mempunyai banyak channel B, sebuah jalur BRI maupun PRI dapat memiliki circuit dial digital yang bisa dipakai untuk koneksi secara bersamaan ke beberapa site sekaligus, ataupun banyak circuit yang terhubung ke koneksi remote router yang sama untuk meningkatkan ketersediaan bandwidth kepada site tersebut.
Channel B digunakan untuk mentransport data. Channel B beroperasi pada kecepatan 64 Kbps. Sementara untuk memberikan data sinyal panggilan ISDN menggunakan channel D. Jadi untuk proses pengendalian channel D yang dipakai, sementara untuk keperluan data transfer channel B yang dipakai. Saat sebuah router membuat sebuah panggilan Channel B ke piranti lainnya menggunakan baik BRI atau PRI, dia akan mengirim nomor telpon yang akan dihubungi kedalam pesan melalui channel D. Kemudian central telephone menerima pesan tersebut dan kemudian men-setup circuit. Untuk membuat sinyal panggilan baru ke jaringan ISDN layaknya kita mengangkat telpon dan menekan tombol nomor yang akan kita hubungi untuk bicara.
Perbadaan jenis ISDN adalah pada sejumlah B channel yang dipakai. Sebagai contoh untuk ISDN BRI merujuk pada 2B+D, BRI menggunakan 2 channel B dan satu channel D sebagai pengendali. Sementara untuk ISDN PRI yang berdasarkan frame T1 merujuk pada 23B+D, dan ISDN PRI yang berdasarkan pada E1 dirujuk kepada 30B+D.
Speedy
Speedy merupakan salah satu network devices yang tergolong kepada Modem(Modelator DeModulator).
Speedy adalah brand dari layanan akses internet end-to-end untuk penggunaan di residensial atau bisnis kecil dan menengah yang berbasis akses kabel tembaga yang menggunakan teknologi Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL).
Speedy adalah brand dari layanan akses internet end-to-end untuk penggunaan di residensial atau bisnis kecil dan menengah yang berbasis akses kabel tembaga yang menggunakan teknologi Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL).
Layanan ini memberikan jaminan kecepatan sesuai dengan paket layanan yang digunakan pelanggan sampai ke BRAS (Broadband Remote Acces Server) dengan pilihan kecepatan akses mulai dari 384 kbps hingga 3 Mbps per line. Sebagai perbandingan, kecepatan akses dial-up yang digunakan oleh layanan Telkomnet Instan adalah 56 kbps per line.
Switch pada layer 2 dan switch pada layer 3
Layer 2 switch beroperasi dengan baik ketika ada lalu lintas yang sangat sedikit antara VLAN. Untuk menambah fungsi Layer 2, kita membutuhkan sebuah router yang mengakibatkan hilangnya kinerja karena router biasanya lebih lambat daripada switch.
Layer 2 switch perlu beroperasi hanya pada frame Ethernet MAC. Skenario ini pada gilirannya menyebabkan algoritma forwarding yang jelas yang dapat diimplementasikan dalam perangkat keras. Algoritma ini tidak dapat diperpanjang dengan mudah untuk layer 3 protokol karena ada beberapa Layer 3 routable protokol seperti IP, IPX, AppleTalk, dan seterusnya, dan kedua, keputusan forwarding di protokol seperti biasanya lebih rumit daripada Layer 2 keputusan forwarding.
Sebagian besar switch Layer 3 melakukan IP switching di tingkat hardware dan meneruskan protokol lain di layer 2 (yaitu, jembatan mereka).
Layer 3 switch router dengan cepat forwarding dilakukan melalui perangkat keras. IP forwarding biasanya melibatkan pencarian rute, decrementing Waktu Untuk Live (TTL) menghitung dan menghitung ulang checksum, dan meneruskan frame dengan header MAC sesuai dengan port output yang benar. Lookup dapat dilakukan di perangkat keras, demikian juga decrementing dari TTL dan perhitungan kembali dari checksum. Router menjalankan routing protokol seperti Open Shortest Path First (OSPF) atau Routing Informasi Protocol (RIP) untuk berkomunikasi dengan lainnya Layer 3 switch atau router dan membangun tabel routing mereka.
sumber:
http://monavathia.wordpress.com
http://monavathia.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar